Naneun Jeongmal Saranghae

Bee... Waktu berjalan lagi tanpa dirimu disini. Entah harus berapa lama bulan berganti tanpa kehadiranmu. 

Bee... Kondisi saat ini begitu mengkhawatirkan. Banyak korban berjatuhan akibat pandemi yang mematikan.

Bee... Meski tanpa rupa dan raga, hati ini belajar untuk senantiasa menjaga diri. Untuk Allah yang memintaku untuk taat.

Untuk dirimu yang kini tak dapat ku indera. Menutup sementara hati sampai kau datang mengetuk dan memintaku menjadi milikmu seutuhnya.

Bee... Apakah tulisan ini akan tersampaikan atau tidak aku tidak dapat mengaturnya. Apakah bisa aku memberitahumu.

Bee.. aku sedang berperang dengan keadaan. Kekalahan kah yang menanti didepan dengan kematian. Atau justru pertemuan denganmu ditengah pertempuran.

Bee... Naneun saranghae. Jeongmal. J' T'iame. Aku mencintaimu dalam diam bersama harap yang dilangitkan. Beralaskan sajadah sebagai penopang.

Untukmu calon imam yang belum mampu ku indera. Tetaplah sehat dan penuh ketaatan. Aku akan menunggumu bersama perang yang terus berkecamuk sepanjang hidup.

Hingga 2 waktu akan hadir menjadi penanda. Kamu yang menghampiriku terlebih dahulu. Atau justru kematian. 

Dariku yang berselimut rindu,
IsmaAdwa

Posting Komentar

0 Komentar